Tips Terhindar Dari Tiket Palsu Kereta Api

Tips Terhindar Dari Tiket Palsu Kereta Api


Sebanyak 12 orang calon penumpang kedapatan memiliki tiket kereta api palsu. Hal tersebut diketahui ketika mereka hendak melakukan proses boarding pass.

Agar peristiwa serupa tak kembali terulang, PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan beberapa tips kepada calon penumpang yang akan menggunakan jasa kereta api.

"Pertama, Calon penumpang disarankan untuk mencetak sendiri boarding pass di check in counter yang telah disediakan di stasiun. Kedua, calon penumpang disarankan untuk tidak membeli tiket dalam bentuk boarding pass," kata Senior Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Suprapto, dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/6).

Ketiga, lanjut Suprapto, pastikan keaslian boarding pass dengan cara melihat kode pengaman berupa pola tulisan Kereta Api Indonesia pada boarding pass.

"Keempat, Jika ada keraguan terhadap boarding pass, segera konfirmasi ke petugas atau customer service yang ada di stasiun, atau bisa juga melalui contact centre PT KAI di (021) 121," ujarnya

Selain itu, menurut Suprapto, calon penumpang juga bisa mendownload aplikasi tiketKAI Access yang bisa di download di Android dan IOS guna melihat kode booking tersebut asli atau tidak.

Suprapto mengatakan, PT KAI Daop 1 Jakarta mulai Juni 2016 telah memberlakukan sistem check-in dan boarding pass di stasiun-stasiun yang berada di wilayahnya.

Penerapan sistem serupa penumpang pesawat ini mengharuskan setiap penumpang yang akan bepergian menggunakan KA melakukan check-in di Check-In Counter terlebih dahulu.

"Penerapan sistem ini dilakukan guna meningkatkan pelayanan kepada pengguna jasa KA. Kedepannya, jumlah mesin Check in counter akan ditambah secara bertahap di stasiun-stasiun KA untuk mengimbangi dengan jumlah penumpang yang akan melakukan perjalanan," ujarnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rail One, Kereta Mewah Milik Pemerintah

Wings Air Hadir di Bandara Notohadinegoro Jember 31 Juli 2017

Bandara Wiriadinata Prematur Dalam Penerbangan Komersil